PUISI
Cintaku Jauh di Pulau
(Chairil Anwar)
Cintaku jauh di pulau
Gadis manis, sekarang iseng sendiri
Perahu melancar, bulan memancar
di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar
angin membantu, laut terang, tapi terasa
aku tidak ‘kan sampai padanya
Di air yang tenang, di angin mendayu
di perasaan penghabisan segala melaju
Ajal bertakhta, sambil berkata:
“Tujukan perahu ke pangkuanku saja.”
Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh!
Perahu yang bersama ‘kan merapuh
Mengapa Ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!
Manisku jauh di pulau,
kalau ‘ku mati, dia mati iseng sendiri.
Selasa, 07 Maret 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
PERTEMUAN 6
Assalamu'alaikum. Wr. Wb Kali ini saya akan membagikan postingan tugas Pertemuan Soal Latihan matakuliah Pemrograman Web 1. Berikut ...
-
PUISI Kawanku dan Aku (Chairil Anwar) Kami sama pejalan larut Menembus kabut Hujan mengucur badan Berkakuan kapal-kapal di pela...
-
Assalamu'alaikum.Wr.Wb Kali ini saya akan membagikan postingan tugas Pertemuan 2 Latihan 1 Matakuliah Pemrograman Web 1. Berikut source ...
-
PUISI Doa (Chairil Anwar) kepada pemeluk teguh Tuhanku Dalam termangu Aku masih menyebut namaMu Biar susah sungguh menginga...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar