Selasa, 07 Maret 2017

PUISI

Cintaku Jauh di Pulau
(Chairil Anwar)
Cintaku jauh di pulau Gadis manis, sekarang iseng sendiri
Perahu melancar, bulan memancar di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar angin membantu, laut terang, tapi terasa aku tidak ‘kan sampai padanya
Di air yang tenang, di angin mendayu di perasaan penghabisan segala melaju Ajal bertakhta, sambil berkata: “Tujukan perahu ke pangkuanku saja.”
Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh! Perahu yang bersama ‘kan merapuh Mengapa Ajal memanggil dulu Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!
Manisku jauh di pulau, kalau ‘ku mati, dia mati iseng sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERTEMUAN 6

  Assalamu'alaikum. Wr. Wb   Kali ini saya akan membagikan postingan tugas Pertemuan Soal Latihan matakuliah Pemrograman Web 1. Berikut ...